Kalkulator Indeks Massa Tubuh (BMI)
Gunakan kalkulator berbasis klasifikasi Asia-Pasifik (Kemenkes RI) ini untuk memeriksa status berat badan ideal Anda terhadap risiko resistensi insulin, diabetes, dan penyakit kardiovaskular.
Gunakan alat ukur dan timbangan terkini tanpa alas kaki.
Menunggu Data Tinggi & Berat Badan
Ketik tinggi dan berat badan Anda pada formulir di sebelah kiri untuk melihat nilai indeks massa tubuh, kategori kesehatan, dan saran pola hidup.
Kapan Kalkulator BMI Tidak Berlaku?
Meskipun Indeks Massa Tubuh (BMI) merupakan instrumen skrining awal yang praktis untuk populasi umum, formula ini menghitung rasio total berat terhadap tinggi badan dan tidak membedakan komposisi antara massa otot dan lemak tubuh.
Pertumbuhan fisik anak menggunakan grafik persentil usia dan jenis kelamin (kurva CDC/Kemenkes).
Kenaikan berat badan dipengaruhi oleh pertumbuhan janin, cairan ketuban, dan perubahan plasenta.
Massa otot memiliki densitas lebih tinggi daripada lemak, sehingga BMI dapat menunjukkan angka tinggi meski kadar lemak rendah.
Penurunan massa otot alami pada lansia dapat menyamarkan penumpukan lemak visceral di sekitar organ.
Tabel Klasifikasi BMI Asia-Pasifik
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO WPRO) dan Kementerian Kesehatan RI menetapkan ambang batas yang lebih sensitif bagi populasi Asia karena kecenderungan risiko resistensi insulin dan diabetes melitus tipe 2 pada persentase lemak tubuh yang lebih rendah.
| Kategori | Rentang Nilai BMI | Tingkat Risiko Penyakit Metabolik |
|---|---|---|
| Kurus (Underweight) | < 18.5 kg/m² | Rendah risiko diabetes, namun rentan malnutrisi dan osteoporosis |
| Normal (Ideal Sehat) | 18.5 – 22.9 kg/m² | Tingkat risiko penyakit metabolik terendah (target kesehatan utama) |
| Berat Badan Lebih (Overweight) | 23.0 – 24.9 kg/m² | Mulai meningkat: risiko resistensi insulin dan dislipidemia |
| Obesitas Tingkat I | 25.0 – 29.9 kg/m² | Sedang hingga tinggi: diabetes tipe 2, hipertensi, perlemakan hati |
| Obesitas Tingkat II | ≥ 30.0 kg/m² | Sangat tinggi: membutuhkan pendampingan medis profesional intensif |
